Mercusuar Menjadi Saksi Bisu Sukacita Wisatawan di Pulau Lengkuas

Advertisement

Jika sedang berlibur ke Belitung rasanya kurang afdol jika tidak mengunjungi Pulau Lengkuas.  Sebab di antara gugusan pulau-pulan kecil di Belitung, pulau Lengkuas termasuk salah satu primadona pariwisata di Provinsi Bangka-Belitung. Bahkan pulau Lengkuas menjadi satu ikon wisata Belitung.


Lengkuas adalah sebuah pulau kecil di Belitung timur seluas sekitar satu hektar, terletak tidak jauh dari pantai Tanjung Kelayang. Secara administratif  berada di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung Provinsi Bangka Belitung.

Pulau Lengkuas mempunyai ciri khas, yaitu adanya mercusuar tua yang dibangun Pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1882--oleh Chance Brothers & Co di dekat kota Birmingham, Inggris. Bahkan mercusuar menjadi ikon pariwisata pulau itu. Hingga saat ini, mercusuar masih berfungsi dengan baik sebagai penuntun lalu lintas kapal yang melewati atau keluar masuk Pulau Belitung.


Wisatawan bisa melihat pemandangan laut ke sekeliling pulau Lengkuas dari atas  Mercusuar itu. Tetapi harus menyiapkan tenaga ekstra untuk naik melewati 18 tangga. Dari mercusuar setinggi 70 meter itu akan terlihat keindahan Pantai Tanjung Kelayang dan Tanjung Tinggi serta batu-batu granit raksasa yang berusia sekitar 245 juta tahun. 

Tetapi sayang, terhitung sejak 10 Mei 2017, pengunjung tidak diperbolehkan naik lagi ke atas mercusuar. Hal itu berdasarkan dari keputusan Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok yang mengeluarkan surat pengumuman nomor HH 521/2/7/DNG.TPK-17 tentang larangan menaiki atau masuk menara suar.

Di Pulau Lengkuas, para wisatawan selain menikmati pemandangan pantai yang indah, birunya air laut dengan hamparan pasir putih. Pengunjung biasanya tidak akan melewatkan kesempatan untuk menikmati pemandangan bawah laut. Seperti melihat terumbu karang dan ikan-ikan kecil sambil snorkeling atau diving. Karena di depan perairan Pulau Lengkuas, terdapat spot-spot diving yang bagus.



Para pengunjung bisa juga berbasah-basahan dengan mandi di kolam bidadari. Kolam Bidadari adalah kolam alami yang terbentuk dari batu-batu granit yang saling menyatu. Sehingga air laut dari pantai pulau lengkuas berkumpul di dalam kolam tersebut.

Selain itu di sekitar pulau Lengkuas menawarkan juga spot-spot mancing. Yang hobi mancing bisa mencoba mancing  dengan menyewa kapal milik pengelola pulau Lengkuas. Jika beruntung bisa mendapat  ikan kakap merah atau ikan jenis mayong.


Untuk menjaga keindahan pantai dan panorama pulau lengkuas. Pengelola wisata pulau Lengkuas juga semakin memperhatikan fasilitas yang tersedia di pulau tersebut.


Rute ke Pulau Lengkuas
Untuk menuju pulau Lengkuas dapat memulai dari desa nelayan , Tanjung Binga atau  Desa Tanjung Kelayang. Apabila menyebrang dari Tanjung Binga, maka wisatawan bisa menikmati 2 pulau, yaitu  pulau Litung dan pulau Semaju. Setelah melewati kedua pulau itu baru sampai di pulau Lengkuas. Perkiraan waktu tempuh sekitar 20 menit menggukan perahu motor yang disewa dari nelayan setempat.

Sedangkan perjalanan  dari desa Tanjung Kelayang menuju Pulau Lengkuas jika ombak sedang bersahabat  waktu tempuh sekitar 30-40 menit. Para wisatawan bisa menyewa secara rombongan dengan harga berkisar Rp400,- sampai Rp500,-. Satu perahu bisa muat untuk 5-10 orang.


Melalui Tanjung Kelayang  wisatawan  bisa mengekplorasi beberapa pulau yang memiliki pemandangan pantai menarik di antaranya:  pulau Pasir, pulau Babi, pulau Burung, atau disebut juga Batu Garuda. Mendapat julukan Batu Garuda karena dalam tumpukan batu di sebuah pulau ada yang menyerupai kepala burung Garuda. alu baru menuju ke pulau pulau Lengkuas.


Karena Pulau Lengkuas tidak terlalu luas. Untuk menjaga kebersihan lingkugan pulau itu, pengunjung disarankan untuk membawa persediaan air minum/air tawar. Serta selalu membawa pulang sampah sendiri untuk di buang di tempat sampah di daratan Pulau Belitung.

Pulau Lengkuas memang layak untuk dikunjungi. Tetapi di Belitung masih banyak destinasi wisata lain di antaranya: Tanjung Tinggi, Tanjung Kelayang, Tanjung Binga, Pantai Nyiur Melambai, Sekolah Laskar Pelangi, Danau Kaolin, batu Berlayar dan lain-lain.


Mudah-mudahan tulisan ini bisa menjadi bahan referensi para traveler dalam mewujudkan liburan. Nah, barangkali tertarik untuk berkunjung ke sana? Siapkan segala keperluan yang mungkin dibutuhkan saat liburan.

0 komentar:

Post a Comment